Pemkab Beltim siap laksanakan PPKM Darurat Level IV

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeinstagrammailby feather

Patroliindonesia.com | Belitung timur – Bupati Beltim Burhanudin mengatakan, dengan adanya tiga orang pedagang yang terindikasi COVID 19 saat dilaksanakan swab antigen di pusat perdagangan dan keramaian menandakan jika penyebaran COVID 19 masih cukup tinggi. Untuk itu, Dia menghimbau agar masyarakat harus senantiasa waspada dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Tentunya kita berharap kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada, hati-hati serta menggunakan masker dan menerapkan prokes dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Aan sapaan akrab Bupati.

Muat Lebih

Aan juga mengajak masyarakat Beltim untuk sama-sama saling menjaga kesehatan dan membantu pemerintah untuk menekan angka kasus COVID-19 di Kabupaten Beltim, sehingga aktivitas dapat kembali seperti sedia kala.

“Mohon perhatiannya, mari kita bekerjasama menjaga komitmen untuk sama-sama menjaga Kabupaten Beltim agar penyebaran COVID ini tidak tinggi,” ajak Aan.

Terkait persiapan PPKM Level IV di Kabupaten Beltim yang akan dilaksanakan terhitung Senin, 26 Juli 2021, Aan mengatakan jika ditetapkan sebagai daerah dengan PPKM Mikro level 4, Pemkab Beltim harus melaksanakan tracking, tracing dan treatment (3T).

“Mau tidak mau 3T itu harus kita laksanakan dan kepada masyarakat juga harus ditegaskan agar penyebaran COVID itu tidak tinggi,” ujarnya.

Aan mengatakan Pemkab Beltim sudah menyiapkan segala yang dibutuhkan, termasuk ketersediaan tempat isolasi dan tempat tidur untuk pasien COVID-19.

“Insyaallah siap, selama ini kita sudah jalani masalah PPKM sebagaimana yang diperintahkan pemerintah pusat. Permasalahan kita kan tempat tidur, Alhamdulillah sudah kita selesaikan, jadi sebenarnya tidak ada masalah lagi untuk tempat isolasi,” kata Aan.

Ketersediaan tempat tidur di RSUD 20 buah, Gedung BKJM 18 unit. Selain itu pula di setiap Kantor Camat akan disediakan ruang isolasi di Gedung Serba Guna Kecamatan, masing-masing sebanyak 20 tempat tidur.

Sebelumnya, Sabtu (25/7/2021) Tim Gabungan Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian (P3HP2K) COVID-19 Kabupaten Beltim menggelar Operasi Yustisi di Pasar Laskar Pelangi Kecamatan Gantung.

Jumlah pelanggar yang sebelumnya cukup tinggi di Kecamatan Gantung kini hanya 45 pelanggar selama dua jam operasi. Sebanyak 45 pelanggar Prokes tersebut merupakan perorangan, baik pengunjung pasar maupun pelaku usaha, pemilik, dan penyewa petak kios Pasar.

Para pelanggar masih diberikan Teguran Lisan dan Tertulis serta Teguran Peringatan Keras yang isinya Rekomendasi Peringatan/Pencabutan Izin Usaha/Kontrak melalui otoritas UPTD Pengelola Pasar.

Dalam kegiatan itu pula Tim terus melakukan Pembagian Masker dan Sosialisasi  penerapan  PPKM Mikro dan PPKM Level 4 yang ditetapkan Satgas Nasional terhadap Kabupaten Beltim per 26 Juli 2021, hingga dampak resiko kesehatan fisik, mental, ekonomi dan psikososial hingga gangguan Hankam-Trantibum-linmas akibat mengabaikan peraturan yang sudah ditetapkan  pemerintah di masa Pandemi.

Sekretaris Timgab Zikril menyatakan mayoritas warga sudah memakai atau menggunakan  masker, hanya saja masih banyak yang belum secara benar  menggunakan masker bahkan hanya sebatas dagu namun mulut dan hidung tidak tertutup.

Mayoritas warga masih tidak mengatur jarak, masih berkumpul berlama- lama di warkop, warung makan atau tempat berkumpul lainnya di ruang publik. Sehingga sosialisasi penertiban dan penindakan secara rutin dan terukur di semua tingkatan pemangku wilayah harus terus dilakukan,” ujar Zikril.

Namun Zikril juga mengatakan jika petugas lapangan mulai lebih aktif dan  banyak bertugas, serta mulai memahami apa yang harus dilakukan dalam Operasi Yustisi dibandingkan giat-giat Operasi Yustisi sebelumnya di tahun 2020-2021.

Kemudian kata Zikril, untuk petugas kita tetap mengedepankan pendekatan komunikatif, persuasive, humanis, dan terkendali sehingga terhindar dari perilaku tindakan arogan dan eksessif. (@2/sm)

Facebooktwitterlinkedinmailby feather

Pos terkait